Informasi Studi Kasus
Jenis Proyek: Remediasi Saluran Waterway (Remediation)
Jenis Proyek (lainnya): PLTM (Utility)
Tanggal Mulai Proyek: Agustus 2025
Tujuan Proyek:
Tujuan utama proyek ini adalah untuk memperbaiki dan mengoprimalkan saluran waterway yang sudah mengalami kebocoran menjadi saluran waterway yang kembali kedap air.
Lokasi Proyek: Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Jumlah Installer: 6 orang
Jumlah Concrete Canvas yang Digunakan: 1.045 m²
Format Roll: Bulk Roll
Tipe / Ketebalan: CCX-M
Metode Pemasangan (Layup): Melintang (Transverse)
Proses Instalasi
Peralatan yang digunakan
- Webbing Sling 3 meter x 2 ton
- Excavator
- Cutter / utility knife
- Palu
- Dynabolt Stainless Steel 5cm
- Sealant
- Sekrup stainless steel 20 mm
Alternatif dan Alasan Memilih Concrete Canvas
Rencana perbaikan yang dipertimbangkan adalah pemasangan geomembran, dan atau melapisi kembali saluran tersebut dengan semen. Mempertimbangkan kecepatan pengerjaan proyek secepat memasang geomembran, dan memiliki kekuatan seperti menggunakan semen, klien memilih memperbaiki saluran waterway dengan Concrete Canvas. Dengan menggunakan Concrete Canvas, waktu penutupan atau pemberhentian PLTM bisa lebih singkat.
Kondisi Lingkungan
Proyek dilaksanakan di area persawahan. Terdapat jalan di sisi saluran waterway yang dapat digunakan untuk mobilisasi alat dan material. Kondisi cuaca pada lokasi proyek ini sering terjadi hujan di sore hari.
Persiapan Lahan
- Pembersihan saluran waterway dari puing-puing saluran yang rusak
- Pengisian kembali celah pada dinding/lantai saluran yang mengalami kerusakan.
Metode Pemasangan, Perekatan, dan Penyegelan
Concrete Canvas CCX-M dipasang secara melintang menutupi profil saluran waterway. Concrete Canvas dimobilisasi dengan excavator untuk proses pemotongan (pre-cut) sesuai dengan panjang segmen profil melintang saluran. Metode sambungan yang digunakan untuk proyek remediasi ini adalah metode gabungan antara sekrup dan sealant. Sealant diaplikasikan pada bagian concrete canvas yang akan ditindih, dengan diameter 8mm memanjang menyesuaikan profil dari saluran tersebut. Lalu, Concrete Canvas ditindih dengan lapisan baru dan dipasang sekrup pada bagian atas tumpang tindih concrete canvas tersebut. Sekrup yang digunakan adalah sekrup stainless steel dengan panjang 20mm, jarak antar sekrupnya adalah 10cm yang dipasang di setiap overlap. Dipasangkan dynabolt dengan panjang 5cm dan diameter 10mm sebagai pengikat concrete canvas pada saluran eksisting, di bagian bahu dan lantai saluran.
Metode Hidrasi
Proses hidrasi dilakukan menggunakan selang yang terhubung ke pompa air, dengan sumber air dari saluran air terdekat di sekitar saluran waterway.
Durasi Pemasangan
Proyek ini diselesaikan dalam waktu 5 hari, dengan produktivitas pemasangan mencapai sekitar 209 m² Concrete Canvas per hari.
Keberhasilan Proyek
Proyek dinilai berhasil, dilihat dari pembelian berulang pada proyek remediasi ini. Klien merasa puas dengan kecepatan dan kemudahan pemasangan Concrete Canvas.
Indikator Keberhasilan yang Terukur
Kecepatan pemasangan Concrete Canvas serta hasil dari berkurangnya rembesan pada saluran waterway yang sebelumnya menjadi masalah utama klien.


